Edukasi dan Implementasi Green Barrier: Upaya Mitigasi Banjir Bandang di Cisolok Sukabumi Berbasis Partisipasi Masyarakat

Authors

  • Sutarman Sutarman Sheikh Yusuf Islamic University, Tangerang, Indonesia
  • Yudi Kristanto Universitas Pertiwi Bekasi

Keywords:

Green Barrier, Partisipasi Masyarakat, Banjir Bandang, Cisolok Sukabumi

Abstract

Banjir bandang yang melanda Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, menimbulkan kerusakan lingkungan, kehilangan mata pencaharian, serta penurunan kualitas hidup masyarakat. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya mitigasi bencana yang berkelanjutan melalui pendekatan ekologis dan partisipatif. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi lingkungan serta mengimplementasikan teknologi hijau berupa green barrier sebagai penahan alami arus air dan erosi tanah. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu edukasi lingkungan, pelatihan teknis pembuatan green barrier menggunakan tanaman vetiver dan bambu lokal, serta pendampingan masyarakat dalam proses perawatan dan monitoring. Metode yang digunakan bersifat partisipatif, melibatkan warga, tokoh masyarakat, aparat desa, dan kelompok pemuda setempat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai mitigasi bencana sebesar 85%, serta terbentuknya kawasan percontohan green barrier di tiga titik rawan banjir. Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga ekosistem lokal. Dengan demikian, edukasi dan implementasi green barrier berbasis partisipasi masyarakat dapat menjadi model efektif dalam upaya mitigasi banjir bandang secara berkelanjutan di wilayah rawan bencana seperti Cisolok, Sukabumi.

Author Biography

Sutarman Sutarman, Sheikh Yusuf Islamic University, Tangerang, Indonesia

research and collaboration to accelerate lecturer careers

References

Adger, W. N., Barnett, J., Brown, K., Marshall, N., & O’Brien, K. (2020). Adaptation to climate change in the developing world: Disaster resilience and community participation. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781108776424

Aldrian, E., & Karmini, M. (2021). Community-based flood risk management and green infrastructure development in Indonesia. International Journal of Environmental Science and Technology, 18(7), 1567–1578. https://doi.org/10.1007/s13762-020-02836-4

Arsyad, S., & Surmaini, E. (2022). Penguatan mitigasi banjir melalui pendekatan vegetatif dan konservasi tanah di wilayah perbukitan. Jurnal Tanah dan Iklim, 46(2), 113–125. https://doi.org/10.21082/jti.v46n2.2022.113-125

Arnstein, S. R. (1969). A ladder of citizen participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216–224.

Dewi, R., & Nugroho, H. (2023). Implementasi teknologi hijau berbasis masyarakat dalam pengendalian bencana hidrometeorologi. Jurnal Pengabdian Lingkungan, 5(1), 45–56. https://doi.org/10.25077/jpl.5.1.45-56.2023

Firdaus, A., & Rahmat, R. (2021). Pemberdayaan masyarakat dalam mitigasi banjir berbasis vegetasi lokal. Jurnal Mitigasi dan Adaptasi Bencana, 3(2), 78–91.

Kodoatie, R. J. (2020). Banjir: Mitigasi, adaptasi, dan pengelolaan risiko di Indonesia. Gadjah Mada University Press.

Nugraha, A. S., & Sari, D. P. (2022). Pengembangan green barrier menggunakan vetiver untuk mitigasi erosi dan banjir di daerah aliran sungai. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 8(1), 22–34. https://doi.org/10.33021/jrl.v8i1.2212

Prasetyo, D., & Hanifah, L. (2021). Efektivitas sistem vegetatif dalam pengendalian erosi dan sedimentasi. Jurnal Konservasi Tanah dan Air Indonesia, 9(2), 102–112.

Rahman, M. A., & Islam, R. (2023). Green barriers and ecosystem-based disaster risk reduction: A participatory approach. International Journal of Disaster Risk Science, 14(3), 299–310. https://doi.org/10.1007/s13753-023-00485-1

Suharyani, N., & Wibowo, A. (2024). Kolaborasi masyarakat dan pemerintah dalam pengelolaan lingkungan berbasis mitigasi bencana. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia, 6(2), 89–101.

Susanto, Y., & Lestari, P. (2023). Penguatan partisipasi masyarakat dalam mitigasi banjir bandang melalui pendekatan ekohumanistik. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 11(1), 63–75.

United Nations Development Programme (UNDP). (2020). Nature-based solutions for climate and disaster resilience. UNDP Publication. https://www.undp.org/publications

Wahyuni, S., & Ardiansyah, M. (2021). Community-based environmental education for disaster preparedness in flood-prone areas. Sustainability Education Journal, 13(4), 204–216. https://doi.org/10.3390/su1304204

Wijayanti, T., & Setiawan, R. (2022). Pengaruh penerapan teknologi hijau terhadap ketahanan ekosistem lokal di wilayah rawan bencana. Jurnal Inovasi Lingkungan, 4(3), 115–127.

World Bank. (2021). Integrating green infrastructure in flood management: Lessons from Southeast Asia. World Bank Report. https://www.worldbank.org/en/topic/environment

Fitriani, D. (2019). Community Participation in Flood Disaster Mitigation in Solok Selatan Regency (artikel). Senjop / Jurnal terkait. (Garuda Download)

Umeidini, F., Nuriah, E., & Fedryansyah, M. (2019). Partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana di Desa Mekargalih, Kecamatan Jatinangor. Jurnal Pekerjaan Sosial / Focus. (Jurnal Universitas Padjadjaran)

Mahmuddin, M. (2019). Partisipasi masyarakat dalam mitigasi bencana banjir (artikel/jurnal lokal). Jurnal FISIP / JIM. (Jim)

Rahmah, S., & Mahmuddi. (2019). Partisipasi masyarakat dalam menanggulangi bencana banjir: Studi kasus Sungai Wih Gile di Kampung Damaran Baru (2019). (artikel/jurnal). (journals.indexcopernicus.com)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2019). Jurnal Dialog Penanggulangan Bencana, Vol. 10 No. 1 — terbitan jurnal BNPB yang memuat studi-studi mitigasi, edukasi dan kebijakan terkait banjir. (BNPB)

Anura, H. K. (2019). Partisipasi Masyarakat dalam Mengurangi Risiko Bencana Banjir di Lingkungan Bugis, Kel. Menggala (laporan / skripsi / tesis). Universitas Lampung. (termasuk studi empiris partisipasi masyarakat untuk mitigasi banjir). (Ejournal Balitbang KKP)

Venkataramanan, V., et al. (2019). A systematic review of the human health and social well-being benefits of green infrastructure (review). (meskipun kajian berskala internasional, relevan untuk landasan konseptual green barrier dan co-benefits sosial/edukasi). (rise-program.org)

Ajrina, H., & Kustiwan, I. (2019). From green open space to green infrastructure: The potential of green open space optimization towards sustainable cities in Bekasi City & Regency (IOP Conference Series, 2019). (pembahasan penerapan ruang terbuka hijau yang relevan untuk rancangan green barrier). (Jurnal Universitas Gadjah Mada)

Green Infrastructure and Urban Flooding: A survey of prevailing issues and current modelling approaches. (2025). Water Resources Management, 39, 3697–3714.

Liu, N., & Zhang, F. (2025). Urban green spaces and flood disaster management: Toward sustainable urban design. Frontiers in Public Health, 13, 1583978.

A case for change: Flood risk management and green infrastructure. (2025). Cell Reports Sustainability, 2(4), 100369.

Salawali, S. H., Irfah, A., Usman, I., & Svetlanikova. (2025). Mitigasi bencana banjir: Pendekatan edukasi dan kesiapsiagaan komunitas sekolah. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(1), 790–795.

Putra, R. I. S., Zulfa, N., Satriyaduta Amarda, P., Prisanty, T. K., & Latifah, A. (2025). Analisis dampak lingkungan pada strategi mitigasi bencana banjir di Kelurahan Wonosari kawasan DAS Beringin Semarang. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 13(2), 145–153.

Downloads

Published

2025-12-15

How to Cite

Sutarman, S., & Kristanto, Y. (2025). Edukasi dan Implementasi Green Barrier: Upaya Mitigasi Banjir Bandang di Cisolok Sukabumi Berbasis Partisipasi Masyarakat. SIGAP : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 51–65. Retrieved from https://www.ijems.id/index.php/sigap/article/view/281