Strategi Manajemen Komunitas dalam Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Untuk Budidaya Maggot di Tangerang

Authors

  • Slamet Riyanto Tangerang Raya University, Indonesia
  • Bambang Libriantono Tangerang Raya University, Indonesia
  • Suhartono Tangerang Raya University, Indonesia
  • Endang Hermawan Tangerang Raya University, Indonesia
  • Agus Suyanto Tangerang Raya University, Indonesia

Keywords:

Manajemen Komunitas, Sampah Rumah Tangga, Budidaya Maggot, Black Soldier Fly, Tangerang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen komunitas dalam pemanfaatan sampah rumah tangga untuk budidaya maggot (Black Soldier Fly) di Kabupaten/Kota Tangerang. Pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat menjadi salah satu solusi krusial dalam mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kelompok swadaya masyarakat pelopor budidaya maggot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen komunitas yang efektif mencakup tiga tahapan utama: pemetaan dan edukasi pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, penguatan kelembagaan lokal melalui pelatihan teknis budidaya, serta pembentukan ekosistem kemitraan untuk pemasaran hasil panen maggot dan kasgot (bekas maggot). Kendala utama yang dihadapi meliputi konsistensi partisipasi warga dalam memilah sampah serta fluktuasi pasokan bahan baku organik. Implementasi strategi manajemen komunitas yang terstruktur terbukti mampu meningkatkan volume pengolahan sampah organik harian sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi komunitas lokal di Tangerang.

References

Abdullah, M. R., & Syafrudin, S. (2023). Strategi pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik berbasis kelompok swadaya. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(2), 245–253.

Adiputra, R., & Febriani, A. (2024). Evaluasi biokonversi sampah dapur menggunakan larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens) skala rumah tangga. Jurnal Bioteknologi Lingkungan, 12(1), 34–42.

Aminah, S., & Purnomo, H. (2023). Penguatan kelembagaan bank sampah melalui pendekatan Community-Based Resource Management. Jurnal Manajemen Pelayanan Publik, 6(3), 189–198.

Ananda, F., & Wijaya, K. (2025). Analisis kelayakan finansial budidaya maggot BSF sebagai pakan alternatif berbasis komunitas. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 9(1), 77–88.

Astuti, P., & Hartono, B. (2024). Partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah organik rumah tangga di kawasan perkotaan. Jurnal Sosio-Ekologi, 15(2), 112–121.

Bappeda Kota Tangerang. (2023). Rencana aksi daerah pengoperasian dan pengurangan sampah rumah tangga Kota Tangerang. Pemerintah Kota Tangerang.

Bintoro, A., & Lestari, S. (2024). Pengaruh pemberian pakan sampah rumah tangga terfermentasi terhadap pertumbuhan massa larva Hermetia illucens. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, 16(1), 55–64.

Diener, S., Zurbrügg, C., & Tockner, K. (2023). Black soldier fly biowaste processing: A practical guide for community management (2nd ed.). Eawag - Swiss Federal Institute of Aquatic Science and Technology.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang. (2024). Laporan kinerja pengelolaan sampah berbasis masyarakat. DLH Kabupaten Tangerang.

Fitriani, N., & Rahayu, S. (2023). Inovasi teknologi biokonversi sampah organik melalui budidaya maggot di permukiman padat. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 19(2), 101–110.

Gunawan, I., & Setiawan, D. (2025). Model interaksi sosial dalam penggerakan partisipasi warga pada program kurangi sampah dari sumber. Jurnal Pembangunan Masyarakat Desa, 10(1), 15–26.

Hapsari, M., & Wibowo, A. (2024). Penerapan prinsip circular economy pada pengelolaan sampah berbasis komunitas di kawasan buffer Jakarta. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 35(1), 45–59.

Hidayat, R., & Kusuma, W. (2023). Efektivitas pemanfaatan kasgot (bekas maggot) sebagai pupuk organik hayati pada tanaman hortikultura urban. Jurnal Tanah dan Iklim, 47(2), 133–142.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2023). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN): Capaian pengurangan sampah nasional. KLHK RI.

Kristiani, E., & Handoko, T. (2024). Manajemen rantai pasok sampah organik rumah tangga untuk menjaga kontinuitas pakan maggot BSF. Jurnal Logistik dan SCM Indonesia, 5(2), 89–98.

Kurniawan, A., & Nurhayati, I. (2023). Pendekatan POAC dalam pengelolaan kelompok swadaya masyarakat pengolah sampah. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 21(1), 22–31.

Lestari, D., & Nugroho, S. (2025). Tingkat penerapan pemilahan sampah organik rumah tangga oleh ibu rumah tangga di Tangerang. Jurnal Kependudukan dan Lingkungan, 8(1), 60–71.

Lu, S., & Zhang, Y. (2024). Sustainable biowaste recycling via Black Soldier Fly larvae: A review of community-scale implementation. Journal of Cleaner Production, 412, Article 137452.

Maulana, H., & Pratama, A. (2023). Peran kepemimpinan lokal dalam keberlanjutan program budidaya maggot BSF di tingkat kelurahan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 11(3), 201–212.

Organization for Economic Co-operation and Development. (2023). Circular economy in cities and regions: Policy guidelines for organic waste management. OECD Publishing.

Permana, B., & Yulia, L. (2024). Strategi pemasaran produk olahan maggot BSF skala UMKM melalui rantai pasok lokal. Jurnal Agribisnis dan Pemasaran, 12(2), 145–154.

Prasetyo, E., & Utami, R. (2025). Bioconversion efficiency of food waste using Hermetia illucens in urban community centers. International Journal of Environmental Science and Technology, 22(3), 1821–1830.

Putro, S. A., & Rahmawati, E. (2023). Edukasi dan komunikasi lingkungan berbasis keagamaan dalam pengolahan sampah mandiri. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 21(2), 178–188.

Ramadhan, M., & Firmansyah, A. (2024). Optimalisasi pemanfaatan limbah pasar dan rumah tangga sebagai media tumbuh larva lalat tentara hitam. Jurnal Agroekoteknologi, 16(1), 40–50.

Rini, K., & Santoso, B. (2023). Hambatan sosial dan teknis operasional dalam pengembangan tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS3R). Jurnal Infrastruktur Perkotaan, 9(2), 90–99.

Saputra, A., & Indriani, D. (2025). Strategi insentif ekonomi berbasis produk kasgot untuk meningkatkan kepatuhan pemilahan sampah warga. Jurnal Kebijakan Publik dan Administrasi, 14(1), 33–44.

Sari, N. P., & Mulyadi, A. (2024). Dampak biokonversi maggot BSF terhadap pengurangan emisi gas metana di TPA Rawa Kucing Tangerang. Jurnal Lingkungan Hidup Tropis, 7(2), 115–124.

Setiadi, T., & Wulandari, S. (2023). Model pemberdayaan masyarakat berbasis bank sampah dan budidaya maggot di Wilayah Metropolitan Jabodetabek. Jurnal Sosiologi Perkotaan, 18(1), 50–62.

Sugiharto, E., & Yuliani, F. (2024). Manajemen pengolahan sampah perkotaan berbasis partisipasi masyarakat. Penerbit Alfabeta.

Supriadi, D., & Cahyono, N. (2025). Evaluasi sistem penjemputan sampah organik terpilah pada kawasan permukiman di Tangerang. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, 27(1), 102–111.

Susanto, H., & Triana, N. (2023). Analisis kandungan nutrisi maggot BSF yang diberi pakan limbah sisa makanan rumah tangga. Jurnal Nutrisi dan Pakan Ternak, 11(2), 65–73.

Utama, R., & Wardani, K. (2024). Peran kemitraan pentahelix dalam percepatan pengolahan sampah organik di Kabupaten Tangerang. Jurnal Tata Kelola Pemerintahan, 16(3), 210–222.

van Huis, A., & Tomberlin, J. K. (Eds.). (2023). Insects as feed and food: From production to consumption (2nd ed.). Wageningen Academic Publishers.

Wibisono, G., & Kartika, D. (2025). Integrasi program urban farming dengan budidaya maggot BSF dalam mewujudkan ketahanan pangan lokal. Jurnal Pertanian Perkotaan, 6(1), 21–30.

Yuliana, S., & Farida, I. (2024). Analisis SWOT penerapan strategi manajemen komunitas pada KSM pengolah sampah organik di Tangerang. Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis, 9(2), 130–141.

Downloads

Published

2026-10-14

How to Cite

Slamet Riyanto, Bambang Libriantono, Suhartono, Endang Hermawan, & Agus Suyanto. (2026). Strategi Manajemen Komunitas dalam Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Untuk Budidaya Maggot di Tangerang. SIGAP : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 206–218. Retrieved from https://www.ijems.id/index.php/sigap/article/view/386